Investasi Tanah

Sebelum investasi rumah atau apartemen mulai banyak digeluti, tidak sedikit masyarakat Indonesia yang melakukan investasi. Harga tanah yang terus meningkat di tiap tahunnya membuat beberapa orang tertarik untuk melakukan bisnis investasi ini. Meningkatnya nilai jual tanah akan memberikan peluang keuntungan yang menggiurkan untuk Kamu, karena kebutuhan akan tanah atau lahan akan terus bertambah sedangkan jumlahnya akan semakin terbatas. Hal tersebut membuat harga tanah jarang mengalami penurunan, terlebih jika lokasi dari tanah berada di wilayah yang ramai atau memiliki akses yang mudah.

Itulah mengapa, investasi tanah masih dilakukan hingga saat ini. Jika tertarik untuk melakukan investasi tanah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, termasuk kelebihan serta kekurangan dari investasinya. Berikut ulasan mengenai kelebihan dan kekurangan investasi tanah untuk dijadikan sebagai bahan pertimbangan!

Baca Juga: Tips Aman dan Halal Investasi Properti

Kelebihan Investasi Tanah

Seperti yang telah dijabarkan sebelumnya, bahwa tanah memiliki nilai jual yang terus naik. Harga tanah akan mengalami adanya peningkatan hampir di setiap tahunnya. Kenaikan dari nilai jual tanah setiap tahunnya dapat mencapai angka hingga 20-25%. Angka tersebut dapat naik maupun turun, tergantung pada aspek kondisi serta lokasi dari tanah. Jika tanah berada di wilayah yang tengah berkembang, kemungkinan harga tanah akan melonjak naik. Namun jika tanah berada di wilayah yang sulit dijangkau, harga tanah pun akan sulit untuk mencapai harga pasarannya.

Untuk memaksimalkan keuntungan yang akan diraih, Kamu dapat mempertimbangkan aspek lokasi dari tanah yang akan dijadikan sebagai investasi. Pilihlah tanah di wilayah yang strategis dan berpotensi untuk menjadi wilayah berkembang agar dapat menikmati keuntungan di masa mendatang.

Keuntungan lain dari investasi ini yaitu memiliki nilai tambah. Dengan memiliki tanah, Kamu dapat membangun rumah ataupun ruko yang dapat dipakai untuk menambah penghasilan. Kamu juga dapat menyewakan rumah sebagai kontrakan ataupun kos-kosan. Kamu juga dapat menyewakan ruko yang nantinya akan memberikan passive income. Selain itu, juga bisa menjadikan tanah sebagai media untuk bercocok tanam sembari menunggu harga tanah cocok untuk dijual.

Bila dibandingkan dengan rumah ataupun apartemen, biaya perawatan tanah lebih jauh lebih murah. Hanya perlu mengeluarkan biaya untuk keamanan agar tanah yang dimiliki tidak diambil maupun diakui oleh orang lain. Biaya perawatan yang cenderung kecil juga menjadi kelebihan dari investasi. Selain itu, risiko kehilangan dalam investasi tanah juga sangat kecil. Selama masih memiliki kelengkapan surat serta sertifikat kepemilikan, tidak perlu khawatir akan risiko kehilangan tanah.

 

Kekurangan Investasi Tanah

Dibalik segala kelebihan yang telah dijabarkan, investasi ini tentu juga memiliki beberapa kekurangan. Salah satunya adalah modal yang diperlukan untuk melakukan investasi tidaklah sedikit. Terlebih jika mencari tanah yang berada di wilayah berkembang dan strategis, modal yang dibutuhkan akan semakin besar. Selain itu, investasi tanah juga tidak memberikan penghasilan yang tetap. Apalagi jika tanah berada dalam keadaan kosong selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.

Investasi ini juga memungkinkan adanya risiko diakui oleh orang lain. Jika membeli tanah di daerah yang cukup jauh dari tempat tinggal kamu, maka risiko ini dapat terjadi. Terlebih jika jarang mengunjungi dan merawat tanah. Selain itu, risiko perebutan wilayah tanah juga dapat terjadi. Hal tersebut dapat memberikan kerugian jika kamu kurang mengurus tanah yang dijadikan sebagai investasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×