Perbedaan Kondominium dan Apartemen
Source: Pinterest

Hunian vertikal kini menjadi sebuah solusi bagi mereka yang tinggal di tengah gemerlapnya kota metropolitan. Mungkin bagi sebagian orang, hunian vertikal hanya mengacu pada sebuah apartemen. Namun pada kenyataannya, hunian vertikal juga terdapat beberapa tipe lain, salah satunya kondominium.

Sebagai salah satu bentuk hunian vertikal, tentu tak sedikit orang masih bingung, apa sih sebenarnya kondominium? Lantas, apa sih perbedaan keduanya? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Penjelasan kondominium

Kondominium berasal dari Bahasa Inggris, condominium. Kata ini terdiri dari dua suku kata, yaitu Con dan Dominium yang berarti sebuah kepemilikan. Jika diartikan lebih luas sendiri lebih berhubungan langsung dengan sebuah kepemilikan bangunan atau hak guna bangunan.

Pemilik dari kondominium tidak memiliki tanah, atap, atau jalan atas nama pribadi, namun mereka memiliki hak untuk melakukan apapun terhadap hak milik mereka sendiri. Mereka juga berhak untuk menjual atau menyewakan milik mereka.

Penjelasan Apartemen

Berbeda dengan kondominium yang lebih mengarah pada sebuah kepemilikan, apartemen lebih mengarah pada fisik bangunan yang kita tempati. Pemilik apartemen dapat menyewakan kepada orang lain, dan penyewa hanya memiliki hak untuk menempati.

Dalam perkembangannya, apartemen kini terbagi menjadi beberapa tipe, seperti tipe dua kamar, atau tipe studio yang hanya tersedia satu ruangan besar tanpa sekat.

Perbedaan Antara Kondominium dan Apartemen

Meski keduanya merupakan hunian vertikal, namun terdapat beberapa perbedaan mendasar antara keduanya. Yang membedakan biasanya terdiri dari dua atau tiga menara saja. Berbeda dengan apartemen yang bangunannya berbentuk sejajar dengan negara lainnya.

Pada intinya, apartemen berarti hunian vertikal yang disewakan. Sedangkan kondominium adalah hunian yang kamu miliki dan juga bisa dijual oleh masing-masing penghuninya.

Fasilitasnya pun berbeda. Biasanya, kondo menyediakan fasilitas mewah, seperti kolam renang yang luas, pusat kebugaran atau gym, spa, sauna, dan lain-lain. Sementara apartemen memiliki fasilitas terbatas. Kendati demikian, sekarang ini sudah banyak apartemen yang menawarkan fasilitas serupa.

Perbedaan Sistem Pengelolaan Kondominium dan Apartemen

Bagi kamu yang memiliki unit apartemen, tentu perlu melakukan promosi agar unit kamu dapat disewakan kepada para penyewa. Berbeda dengan kondominium, di mana pengelolaan hunian ini pun dilakukan secara lebih profesional oleh pihak manajemen bangunan.

Perbedaan lainnya juga terlihat dari segi biaya perawatan. Pada umumnya, biaya bulanan apartemen meliputi keamanan, kebersihan air, biaya listrik, dan sebagainya terpisah dari harga beli atau sewanya.

Sedangkan pada kondominium, pemilik tidak lagi membayar biaya bulanan seperti biaya parkir atau fasilitas yang dimiliki bersama lainnya. atas alasan tersebut, kondominium biasanya memiliki harga yang lebih mahal jika dibandingkan dengan apartemen.

Baca Juga: Jangan Asal Pilih! Kenali Dulu Jenis Tipe Apartemen Sebelum Beli

Kesimpulan

Kembali pada pembahasan awal, kedua bentuk hunian vertikal ini memiliki keunggulannya masing-masing. Perbedaan antara keduanya pun tidak begitu terlihat karena baik kondominium dan apartemen sama-sama menawarkan berbagai fasilitas berkelas.

Bukan hanya itu, keduanya juga sama-sama merupakan aset berharga untuk investasi. Keduanya memiliki potensi cerah sebagai investasi properti yang nilainya cenderung stabil, bahkan terus meningkat pesat.

Bingung memilih antara apartemen atau kondominium? Jangan khawatir! Tim ahli properti Bumi 786 Property siap membantu Anda menemukan hunian vertikal yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran Anda. Kunjungi proyek-proyek kami atau hubungi kami sekarang juga untuk konsultasi gratis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×